Sunday, 4 September 2022

5 Love languages

Pekanbaru, AnraMessay -  Apa Itu Love Language?
Love language juga disebut dengan bahasa cinta dalam bahasa Indonesia. Bagi Anda yang masih skeptis, love language ternyata muncul dan bisa dirasakan dalam kegiatan sehari-hari. Ini berkaitan dengan bagaimana seseorang mengekspresikan rasa cintanya.
Namun, jangan salah paham bahwa love language hanya berlaku kepada pasangan kekasih atau sebatas hubungan romantis. Bahasa cinta ini juga menjadi cara atau ekspresi kasih sayang Anda kepada orang lain di dalam hubungan keluarga hingga pertemanan.


Ada beberapa jenis love language dan tiap orang bisa berbeda-beda. Namun, biasanya jika seseorang tidak mendapatkan love language yang sesuai dengan dirinya itu akan menimbulkan perasaan tidak dicintai dan bakal menjadi permasalahan di dalam hubungan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui love language Anda dan orang di sekitar. Ini bertujuan agar Anda bisa kompromi dalam bersikap dan memahami tindakan kasih sayang yang orang lain atau pasangan berikan sehingga hubungan bakal terjalin dengan sehat.
Jenis-jenis Love Language
Setelah paham pengertian dan siapa penemunya, mari mengenal jenis-jenis love language. Sesuai judul buku karya Dr. Gary Chapman, love language terbagi ke dalam lima jenis yang berbeda. Berikut penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis love language:

1. Word of Affirmation
Love language yang pertama adalah word of affirmation alias kata-kata penegasan. Penegasan yang dimaksud adalah pujian atau apresiasi yang menunjukkan rasa kasih sayang. Meski tampak sederhana, kata-kata tersebut terdengar romantis dan bisa bikin luluh Anda yang punya love language jenis ini.
Contoh word of affirmation adalah ungkapan rasa sayang, ucapan terima kasih, ucapan selamat kepada pasangan, memuji penampilan pasangan, dan masih banyak lagi. Jadi, Anda yang sering mendapatkan kalimat "Aku sayang banget sama kamu", "Kamu cantik hari ini", hingga "Istirahat dulu aja kalau capek, kerjanya dilanjut besok lagi" pasti bakal salah tingkah.

Meski tampak klise, orang yang terhubung dengan love language ini bakal merasa dicintai, dihargai, dan dipahami oleh pasangan mereka. Love language jenis ini bisa disampaikan secara langsung atau tidak langsung, seperti via chat, tulisan tangan, telepon, video call, dan lain sebagainya.

2. Acts of Service
Nah, acts of service sangat berlawanan dengan jenis love language sebelumnya. Jika kata-kata sudah cukup membuat pemilik word of affirmation luluh, itu tidak mempan bagi love language jenis ini. Pasalnya, acts of service lebih membutuhkan aksi nyata ketimbang hanya omongan belaka.
dan belum sempat makan, Anda pasti lebih butuh pasangan yang sigap membelikan pasangan ketimbang hanya memberikan semangat. Nah, ini adalah salah satu contoh tindakan acts of service.

Selain itu, acts of service bisa terlihat dari seseorang yang rela menemani kekasihnya berbelanja keliling mall berjam-jam. Ada juga yang tanggap mengantarkan ke dokter ketika pasangan sakit, membantu menyelesaikan pekerjaan rumah ketika istri sibuk mengurus anak, membuatkan sarapan atau bekal untuk suami/istri, dan masih banyak lagi.

3. Receiving Gifts
Sesuai namanya, pemilik love language jenis ini lebih senang menerima hadiah. Tidak harus emas berlian dan mobil mewah, hadiah yang diberikan sebaiknya punya makna tersendiri dalam suatu hubungan. Sebagai contoh, misal hadiah pernikahan, hadiah ulang tahun, hadiah wisuda, atau hadiah-hadiah yang bisa diberikan di momen tertentu.
Pemilik love language jenis ini bukan berarti ingin selalu dibanjiri hadiah dari pasangan, tapi mereka butuh hadiah-hadiah sederhana yang menunjukkan bahwa Anda peduli dan memikirkan mereka. Tidak harus selalu barang, Anda juga bisa berikan hadiah berupa kejutan dengan mengajak pasangan ke tempat yang sangat ingin dikunjungi.

4. Quality Time
Bagi pasangan yang punya kesibukan masing-masing, pasti perlu meluangkan waktu untuk bersama. Nah, apalagi bagi si pemilik love language quality time. Mereka akan sangat menghargai kebersamaan dengan pasangan meski tidak lama atau hanya berlangsung di akhir pekan.

Tidak perlu repot, duduk bersama di sofa dan mengobrol tentang bagaimana kegiatan mereka serta hal-hal menarik lainnya sudah sangat cukup bagi pemilik love language ini. Terlebih, Anda bisa berada di dekatnya tanpa gangguan pekerjaan dan gadget.
Jika ingin lebih menarik, Anda bisa mengajak pasangan untuk berjalan-jalan dan melakukan aktivitas bersama, seperti melukis hingga bersepeda. Ini juga bisa menjadi waktu yang tepat untuk menyalurkan hobi pasangan. Tidak harus selalu dikemas dengan obrolan serius, hal terpenting adalah kehadiran, komunikasi, kontak mata, hingga saling mendengarkan sudah lebih dari cukup.

5. Physical Touch
Manusia adalah makhluk sosial yang juga membutuhkan sentuhan fisik, terlebih untuk membangun keintiman dalam sebuah hubungan. Namun, physical touch tidak selalu tentang seks. Anda bisa bergandengan tangan, merebahkan kepala di bahu pasangan, atau memberi pelukan tulus.

Bagi beberapa orang mungkin jarang mendapatkan pujian dari orang tua semasa kecil, tapi mereka mendapatkan kasih sayang dalam bentuk lain, seperti selalu diusap-usap kepalanya hingga disambut dengan pelukan hangat setiap pulang sekolah. Nah, ini juga menjadi salah satu bentuk physical touch.

Source: CNBCindonesia.com

Tuesday, 15 March 2022

IKATAN GURU INDONESIA TINGKATKAN MUTU GURU INDONESIA




Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia, demikian kata almarhum Nelson Mandela, mantan Presiden Afrika Selatan. Seperti itulah, IGI adalah organisasi profesi guru yang akan melakukan perannya dalam mengubah dunia pendidikan di Indonesia secara nyata dan berkesinambungan. IGI yang dulunya bernama Klub Guru Indonesia ini ternyata sekarang benar-benar menjadi sumber inspirasi untuk menghidupkan semangat dan nyala api idealisme para guru se Indonesia.

MATERI : PART OF SPEECH (SWAY)

Mari belajar Materi PART OF SPEECH dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif melalui aplikasi SWAY dari Microsoft.